Selasa, 17 September 2013

TANDA CEWEK INGIN DICIUM

Sebelum menikah, cewek adalah makhluk penuh misteri. Rasa malu, takut, segan yang bercampur-aduk dalam perasaan membuat sikap cewek kadang sulit ditebak. Cowok yang ingin menikmati kemesraan dengan sang cewek cewek sering kali dibuat ragu, karena sikap cewek selalu bersifat antara, tidak pasti, antara mau dan malu, bahkan antara suka dan tidak suka.
Mencium sang cewek hampir pasti menjadi impian pertama cowok manapun yang telah berhasil memenangkan hati seorang cewek. Hanya saja, cowok sering dihantui keraguan apakah sang cewek mau, menolak atau bahkan marah-marah. Itu sebabnya cowok perlu tahu beberapa tanda cewek yang mau atau ingin dicium oleh cowoknya.
1.  Mendekatkan wajah
Saat ingin dicium, cewek kecil kemungkinan mengajak kamu lebih dulu. Apalagi bila kalian belum pernah melakukannya. Dia hanya memberikan signal agar kamu cium bila saat ngobrol dengannya, si cewek beberapa kali membiarkan wajahnya dekat dengan wajah kamu.
2.  Memegang
Cewek mungkin tidak berfikir untuk kamu cium, tetapi beberapa perilakunya saat bersama kamu menandakan dia tak akan menolak ajakan berciuman. Di antara tandanya adalah saat cewek kamu tak segan menyentuh atau memegang lengan, atau mencubit pinggang kamu. Itu adalah signal bahwa dia siap dengan sentuhan yang lebih berasa.
3.  Bersandar
Lebih jauh dibanding sentuhan, saat cewek berani bermanja-manja dengan menyandarkan kepala atau tubuhnya ke tubuh cowok, itu pertanda dia merasa dekat dengan kamu. Dia siap dan berharap kamu menciumnya sesekali.
4.  Membiarkan Rengkuhan
Mungkin hingga beberapa bulan sejak jadian kamu belum pernah menciumnya, atau dia menolak setiap kali kamu mengajaknya. Bila saat jalan-jalan atau sedang berduaan dia membiarkan kamu merengkuh lengan atau pinggangnya, itu pertanda dia tak akan menolak kamu cium pada saat yang tepat. Kalau sebelumnya dia menolak, itulah pertanda dia mengajak kamu dengan cara tak langsung.
5.  Menurut
Mungkin cewek kamu tak pernah berfikir untuk berciuman, atau kamu bingung memulai ajakan ciuman. Cobalah ajak cewek kamu ke tempat sepi, yang hanya ada kamu dan dia. Bila dia menurut saja pada ajakan kamu tanpa penolakan, itu pertanda dia siap dicium, meski mungkin tidak menyerah begitu saja.
6.  Manja
Pertanda paling jelas keinginan dicium tampak saat cewek kamu berani bersikap manja. Mungkin kemanjaan dia hanya dalam sikap dan kata-kata, dan tidak sampai memeluk kamu, tetapi itu pertanda dia memang ingin kamu cium. Ciuman paling baik adalah reaksi terhadap kemanjaan.
7.  Curhat
Saat kekasih kamu mengutarakan masalah yang membuatnya menangis, mungkin dia tak sepenuhnya sedih. Sangat boleh jadia, dia hanya berpura-pura saja agar kamu membelai dan menciumnya.

Senin, 16 September 2013

TANDA CEWEK SUDAH PERNAH DICIUM

Saat pacaran, cewek normal biasanya juga ingin menikmati kemesraan bersama pasangannya. Kemesraan merupakan bagian dari cara manusia mengekspresikan cinta kasih dengan pasangannya. Kemesraan membuktikan adanya kedekatan batin, keterikatan, dan menyatunya perasaan dua insan, sehingga dapat menjalin hubungan yang terasa intim, dekat, melekat.
Memiliki kekasih yang pernah pacaran dengan cowok lain, kadang cowok ingin tahu apakah sang cewek pernah bermesraan atau tidak. Faktanya, ada cewek yang selama pacaran cuma main SMS dan nyaris tanpa keintiman fisik, bahkan sekedar peluk cium, tetapi ada juga yang sudah biasa bermesraan, baik sekedar peluk-cium, raba-raba bahkan petting. Cewek yang sebelumnya pernah pacaran dengan peluk-cium di antaranya ditandai dengan beberapa sikap berikut.
1.  Biasa memegang/Menyentuh
Bila saat jadian cewek baru kamu tak segan memegang tangan atau menyentuh kamu tanpa ragu-ragu, maka besar kemungkinan dia biasa melakukannya dengan mantan pacarnya. Pegang tangan merupakan bagian tak terpisahkan dari kemesraan dengan pacar, termasuk peluk-cium.
2.  Tersipu
Bila saat kamu ajak ciuman untuk pertama kali, wajah cewek kamu hanya terlihat tersipu, tanpa kata penolakan, itu pertanda ciuman bukan hal asing buatnya. Dia hanya rikuh harus melakukan dengan orang baru setelah sebelumnya terbiasa berciuman dengan kekasihnya terdahulu. 
3.  Tidak bereaksi
Bahkan saat pengantin baru, cewek yang belum pernah merasakan kemesraan dengan cowok akan bereaksi saat pertama kali dicium. Bila cewek atau istri kamu hanya diam tak bereaksi saat kamu cium pertama kali, maka itu pertanda dia pernah melakukannya dengan orang lain.
4.  Menurut
Ada pula cewek yang menurut, memapankan pipinya saat diajak ciuman pertama kali. Itu pertanda paling kuat bahwa ciuman bukan hal baru baginya. Dia sudah terbiasa melakukannya dengan pasangannya terdahulu, bahkan mungkin lebih dari itu.
5.  Mencium
Mungkin kamu jadian sama cewek yang tergila-gila dengan kamu, lalu dia mencium kamu lebih dulu. Jangan kamu pikir itu karena kegilaannya pada kamu, tetapi karena ciuman bukan barang mahal buat dia. Dia tak menganggap ciuman pertama sebagai peristiwa istimewa karena sebelumnya dia terbiasa melakukannya.  

REAKSI CEWEK SAAT DIAJAK CIUMAN

Cowok biasanya mengharap dapat bermesraan dengan pacarnya, sebagai ekpresi kasih sayang maupun karena dorongan birahi. Hal ini dikarenakan jalinan hubungan dengan lawan jenis dengan sendirinya mengarah pada peyaluran hasrat birahi, baik sekedar bermesraan maupun hubungan intim. 
Berciuman dengan sang cewek biasanya menjadi impian pertama sejak jadian, tetapi cowok umumnya tak dapat membayangkan bagaimana reaksi cewek bila diajak berciuman. Ketika kamu mengajak cewek kamu berciuman, maka reaksi cewek sangat mungkin beragam, di antaranya: 
1.  Terkejut
Saat menerima cinta Kamu, sebenarnya cewek sadar bahwa cepat atau lambat, hubungan yang dia jalin akan mengarah pula pada keintiman, meski sekedar peluk cium. Suatu saat cewek kamu pasti siap, bahkan mungkin berharap kamu mencium, membelai atau memeluknya, tetapi tetap saja cewek akan terkejut mendengar ajakan kamu untuk pertama kalinya.
2.  Menolak
Jangan pernah berharap cewek akan bilang "iya" saat kamu mengajaknya berciuman untuk pertama kali. Bahkan meski si cewek sudah pernah melakukannya dengan kekasihnya terdahulu, reaksi umum cewek saat diajak berciuman yang paling umum adalah menolak.
3.  Marah
Mungkin kamu akan merasa kecewa saat ternyata cewek kamu marah ketika kamu mengajaknya berciuman. Si cewek bahkan tidak mustahil menceramahi kamu soal itu, atau minimal mempertanyakan keinginan kamu, tapi tak perlu kecil hati. Bila kamu bersabar, suatu saat dia sendiri yang akan menawarkan ajakan itu pada kamu. Kemarahan merupakan reaksi normal sebagai bentuk keterkejutan cewek atas ajakan berciuman.. 
4.  Bingung
Saat diajak berciuman kebanyakan cewek bingung menjawabnya. Itu sebabnya kadang sebagian cewek hanya diam, kadang sambil tersipu. Sikap seperti itu menandakan dia mau, tetapi ragu melakukannya, sebab dia tak ingin dianggap gampangan. Dia hanya butuh waktu untuk siap melakukannya di saat yang dia anggap tepat.
5.  Malu-malu
Bila cewek kamu hanya bereaksi malu-malu, ada kemungkinan dia pernah mengalaminya dengan kekasihnya yang dulu. Cewek seperti ini sebenarnya tertarik dengan ajakan kamu, hanya saja tidak enak untuk bilany "iya" dan masih enggan memulainya. Dia menunggumu mengambil inisiatif untuk menciumnya lebih dulu.
6.  Tersipu
Kamu pantas berbesar hati saat ajakan kamu disambut dengan sikap tersipu. Cewek pada dasarnya tergoda untuk menuruti ajakan kamu, hingga merasa geli mendengar ajakan kamu. Meski demikian, jangan kamu pikir dia akan menurut saja kamu sosor pipinya. Kalau waktunya kurang tepat dia bisa saja menghindar bahkan cenderung menolak, meski sebenarnya senang dengan ajakan kamu. 

MALAM PERTAMA KAGET DISENTUH PENIS

Sejak masuk kamar pengantin, penis Abid sudah menegang. Di benak lelaki itu terbayang akan indahnya malam yang dia lalui hari ini. Penantian akan terbukanya misteri hubungan suami istri terasa begitu di depan mata.
Setelah saling cerita banyak hal, Abid dan Nia mulai ngobrol sambil tiduran. Nia hanya tersipu saat tangan Abid mulai meraba perutnya, dan perlahan membuka kancing baju baby doll itu satu persatu. Batin Nia merasa geli saat Abid memintanya membalikkan tubuh agar dapat melepas kacing BH yang dikenakannya.
"Kok langsung ke sini-sini, sih?" Tanya Nia keki. 
"Kan ini malam pertama?"
"Memangnya kenapa?" Tanya Nia pura-pura tak tahu.
"Kok kenapa, sih? Ya, umumnya pengantin ngapain?"
"Aku nggak tahu" Jawab wanita itu.
"Masak nggak tahu?" Sahut Abid.
"Ya pernah dengar, sih. Cuma aku bayangkannya ya cuma ngobrol-ngobrol saja"
"Harusnya ini kan pertama kalinya kita melakukan hubungan suami-istri?" Sahut Abid tenang.
"Kalau aku nggak mikir soal begituan"
"Kok bisa?"
"Bener. Kemarin aku bilang sama mbak Umi. Duh, mbak. Gimananya? Rasanya malu" Jelas Nia.
"Itu sebabnya aku beli selimut tebal ini" Lanjut nia.
"Menurutku ya normal saja, sih. Setiap pengantin pasti begitu"
"Em.... Kalau aku nggak tahu, ya. Bayangkan saja sudah malu" sahut Nia.
"Gimana, ya? Tiba-tiba tidur sekamar dengan laki-laki. Aduh... gimana, gitu?" sambung Nia lagi.
"Ternyata gimana?" sahut Abid sambil menindihkan kaki kanannya di atas paha Nia, hingga penisnya yang menegang di balik sarung sedari tadi menyundul pinggang gadis itu.
"Emh... Gimana, ya?" Sahut gadis itu terbata-bata. 
"Gimana?" Tanya Abid, tetapi wanita itu hanya diam dengan wajah merah padam. Urat lehernya berdenyut-denyut seiring degup jantungnya yang kian berpacu.
Beberapa kali Nia memejamkan mata seperti merasakan sesuatu yang teramat berat. Tubuhnya menegang saat jemari Abid menyusup di balik celana baby doll warna krem yang dia kenakan.
"Mas...." Sergahnya sembari menahan jemari lelaki itu.
"Kenapa" Tanya Abid.
"Aku takut" Ucapnya sembari menatap suaminya.
"Kenapa?" Sahut Abid lembut, tetapi beberapa saat wanita itu terdiam seperti enggan bicara.
"Mas... Jangan dulu" Sergahnya sembari menahan celana yang dipelorotkan suaminya.
"Kenapa, sayang" Bisik Abid yang mengurungkan niatnya, lalu memeluk tubuh wanita itu dari atas, hingga penisnya menyundul permukaan vagina istrinya yang masih terbungkus celana baby doll dan celana dalam.
Nia balik memeluk erat tubuh suaminya saat lelaki itu bermaksud bangkit dari pelukan. Wajah wanita itu tampak kian tegang, bahkan gemetar, dan berusaha menolak saat suaminya kembali mencoba melepas celananya.
"Sayang...., Ini malam pengantin kita" Bisik Abid.
"Aku aku takut. Jangan sekarang" Rengek Nia sembari memeluk erat punggung suaminya.
"Kenapa?" Bisik Abid lagi.
"Aku takut sakit" Rengek Nia.
"Kita coba pelan-pelan, sayang" bujuk Abid lagi.
"Tapi...." Rengek Nia yang kian erat mendekap tubuh suaminya.
"Oke, kita ngobrol aja dulu" Jawab Abid bersabar, yang membuat Nia melepaskan dekapannya.
"Kamu mikir apa, sayang?" Bisik Abid.
"Aku takut" Lagi-lagi Nia merengek.
"Kenapa?" Tanya Abid lagi. Sejenak Nia menghela nafas sambil memandangi suaminya.
"Kok besar sekali?" Rengeknya.
"Masak?" Sahut Abid.
"Memang kamu pengennya yang seberapa?" Tanya Abid menggoda.
"Idih.... Ngaco ini" Sergah wanita itu. Keduanyapun kembali terlibat obrolan seputar seks.
"Aku kaget waktu ini tadi nyentuh pinggangku" Jelas Nia.
"Aku kaget. Aduh, kok besar sekali. Apa cukup? Apa nggak sakit?" Lanjutnya.
"Memang kamu pikir seberapa?" Sahut Abid.
"Aku pikir kaya punya anak kecil itu" Jawab Nia. Setelah ngobrol beberapa lama akhirnya Nia membiarkan jemari Abid menyusup di balik celana dalamnya. "Idih..., basah" Seru Abid lirih. Nia hanya mengerling keki.
"Berarti sudah siap, nih" Sergu Abid seraya bangkit dan berusaha melepas celana panjang dan celana dalam istrinya. Nia hanya tersenyum keki melihat ulah suaminya yang terlihat begitu menginginkan hubungan intim.
Nia hanya menurut saat Abid membuka pahanya dan mencoba menekan ujung penisnya di sela bibir vaginanya yang mulai basah. 
Vagina itu terasa kesat saat ujung penis mulai ditekan ke dalam. "Aduh... Pelan-pelan" Sergah wanita itu kesakitan. Abidpun menarik lagi penisnya, lalu mengusik liang vagina itu hingga terasa basah, lalu kembali menusukkan ujung penisnya ke dalam vagina, tetapi lagi-lagi Nia merasa kesakitan. Nia bahkan hampir menolak karena beberapa tusukan ujung penis terasa sakit di vaginanya, tetapi melihat Abid yang tak henti mencoba, wanita itu membiarkan suaminya melakukan yang dia inginkan.
Setelah mencoba, akhirnya penis Abid benar-benar masuk ke dalam vagina istrinya. Perasaan lega terpancar di wajah keduanya, meski saat digerakkan Nia selalu merasa kesakitan. Tak berapa lama Abid ejakulasi di dalam vaginya istrinya dengan perasaan lega luar biasa.
Nia bangkit melihat vaginanya sendiri saat Abid selesai menumpahkan seperma di dalamnya. "Kok nggak keluar darah ya, mas" Rengeknya.
"Nggak tahu. Katanya kan nggak selalu keluar darah? Apalagi kalau umur wanita sudah dawasa" 
"Tapi terasa sakit" rengek Nia.  
"Mungkin karena selaput daranya robek" Sahut Abid menenangkan. Keduanya begitu bahagia karena telah membuka lembaran baru kehidupan rumah tangganya.