Selasa, 16 Juli 2013

TAK PUAS SAMA ISTRI AKIBAT SEKS PRANIKAH - 5

Pernikahanku benar-benar tak nyaman untukku. Selain sikap istriku yang tak peka padaku dan ML yang tak memuaskan, hari-hariku bersamanya benar-benar terasa penuh tekanan. Selain sikap istri yang tak mandiri dan cenderung memperlakukan aku layaknya pembantu, hidupku benar-benar terasa tanpa respek dari semua orang.   
Perasaanku semakin hancur saat mendapati istriku ternyata diam-diam masih berhubungan dengan mantan pacarnya. Sempurna sudah rasa kecewaku setelah mendapati ternyata diapun tak nyaman bersamaku. Apalagi saat dia secara terus terang bilang tak dapat melepaskan diri dari sang mantan yang dia nilai terlalu sempurna di matanya.
Aku benar-benar tak dapat menerima kenyataan ini meski istriku menyesali semua yang dia lakukan. Aku tak dapat begitu saja mengubah semua rasaku meski sikapnya kini berubah drastis. Aku sendiri tak punya pilihan selain melanjutkan pernikahan yang mengecewakan ini semata demi anak-anak. 
Aku mulai berfikir, sepertinya tak akan pernah ada cinta yang sempurna untukku. Aku merasa semua yang terjadi dan kualami adalah hukuman atas dosa-dosaku di masa lalu. Tugasku hanya belajar menerima semua ini dengan lapang dada. Aku harus berjuang keras mengatasi masalahku sendiri, mengatasi perasaanku sendiri. Aku berusaha keras mencintai istriku, dan menyukuri semua yang ada padanya dan semua yang telah dia berikan padaku. Aku menyadari, semua ini hukuman atas masa laluku sendiri. 

Sabtu, 13 Juli 2013

PENYEBAB WANITA TAK PUAS DI RANJANG

Memusakan wanita dalam urusan sex adalah gampang-gampang susah. Ini dikarenakan kepuasan sex wanita butuh kondisi-kondisi yang memenuhi kriteria sang wanita. Bila lelaki dapat saja ejakulasi dengan cewek adem sekalipun, tidak demikian dengan wanita. Di antara penyebab wanita tak puas di ranjang adalah:
1.  Tidak Cinta
Perasaan cinta merupakan syarat umum bagi wanita untuk mencapai kepuasan seksual, kecuali bagi wanita hypersex. Bahkan tanpa orgasme, wanita tetap merasa puas, atau tidak menyoal kepuasan sex. Perasaan cinta membuat wanita mudah terangsang oleh sentuhan pasangannya, sedang bila tidak cinta, dia akan mencari kesalahan atau hal-hal yang tak dia sukai dari pasangannya.
2.  To the Point
Mungkin wanita mencintai pasangannya, tetapi sang pria selalu to the poin dalam urusan ranjang. Hal ini dapat mengakibatkan wanita tak puas, sebab untuk mencapai kepuasan sex wanita butuh proses, kondisi dan rangsangan yang cukup. Bahkan untuk wanita lugu butuh waktu untuk mempelajari menghayati sex, sehingga dia dapat menikmati orgasme.
3.  Tanpa Komunikasi
Rangsangan terbesar wanita terletak di telinganya. Bila sex dilakukan tanpa bujuk rayu atau bicara yang membuatnya nyaman, maka itu dapat mengakibatkan wanita tak bangkit gairahnya dengan baik. Obrolan ringan sangat penting bagi wanita agar dia tak merasa hanya menjadi obyek pria. Wanita yang tak pernah orgasme adalah yang menikah dengan pria tradisional yang menempatkan wanita hanya obyek seksual.
4.  Merasa Tak Diperhatikan
Wanita yang hanya didekati pasangannya hanya saat berhubungan sex umumnya tak pernah menikmati kepuasan sex. Sekalipun pria memberi rangsangan, wanita merasa itu hanya kebutuhan pria agar dia bisa melayaninya. Di luar hubungan intim, pria sebaiknya memberi perhatian yang cukup pada wanita agar dia merasa dicintai dan diperhatikan.
5.  Pria Terasa Egois
Menikah dengan pria yang dirasa egois bagi wanita umumnya membuat wanita tidak menikmati sex dengan baik. Dia hanya menjadi obyek pemuas laki-laki, dan bukan manusia yang butuh kepuasan. Wanita seperti ini diam-diam diliputi perasaan kesal pada sang pria, apalagi saat hubungan intim.
6.  Merasa Kurang Diksplorasi
Wanita ibarat gunung dan lembah yang perlu diekplorasi dengan maksimal. Dia merasa bahagia bila setiap sudut tubuhnya dijelajahi laki-laki. Bila sang pria hanya main buka celana dalam dan langsung intercourse, wanita akan merasa kurang menarik, sehingga sulit mencapai kepuasan.
7.  Merasa Kurang Romantis
Wanita butuh suasana penuh cinta saat berhubungan intim. Pasangan yang kurang romantis membuat wanita kurang menikmati sex dalam arti hubungan batin. Suasana romantis membuat wanita merasa sex lebih dari sekedar hubungan biologis, tetapi ekspresi cinta kasih.  
8.  Membandingkan dengan Sang Mantan
Bila pasangan saat ini tak lebih romantis dan hebat di ranjang dibanding mantan pacarnya, maka kepuasan sex wanita sulit tercapai. Diam-diam wanita akan membandingkan pasangannya dengan sang mantan. Bila sang mantan lebih baik, wanita akan merana menyesali sang mantan, dan kurang fokus pada pasangannya.
9.  Kemampuan Ereksi Pria Kurang
Penis yang kendur, kurang keras saat berhubungan intim cenderung tidak memuaskan wanita. Vagina butuh tekanan yang kuat agar dapat terangsang optimal dan mencapai orgasme.
10. Ukuran Penis Kurang Besar
Sebagian wanita punya obsesi sex dengan penis yang gede. Seperti Julia Perez misalnya, sudah terlanjur nyaman dengan penis Eropa, sehingga dia tak akan puas bila disetubuhi penis yang ukurannya di bawah yang di imaginasikan. 

FAKTA TENTANG KEPUASAN SEKS WANITA DALAM PERNIKAHAN

Kepuasan seks sering didewa-dewakan dalam pernikahan. Kepuasan seks tersebut sering dikonotasikan dengan orgasme yang dirasakan oleh wanita, padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Bahkan lebih banyak wanita tak pernah merasakan orgasme selama menikah, dibanding yang merasakannya, dan itu tak mengurangi kebahagiaannya.
1.  Tak Harus Orgasme
Seks bagi kebanyakan wanita tak harus dalam rangka mencapai klimaks (orgasme). Bagi wanita konvensional, seks lebih bermakna sebagai bagian dari ekspresi cinta kasih wanita pada pasangannya. Seks merupakan bukti penyerahan diri secara total pada pasangan, kedekatan, dan keintiman serta menjadi cara bagi wanita untuk menyenangkan pasangannya. Kebanyakan wanita bahkan tak tahu seperti apa rasanya orgasme, dan bagaimana mendapatkannya.
2.  Perasaan Dicintai dan Dibutuhkan
Wanita juga menginginkan seks, tetapi tak selalu berarti ingin merasakan orgasme. Seks dibutuhkan wanita bersuami sebagai tanda bahwa dia dicintai dan dibutuhkan oleh suaminya. Semakin jarang suami meminta jatah, maka semakin wanita merasa kurang dibutuhkan oleh orang yang dia cintai. Ketidakpuasan biasa muncul justeru karena sikap suami yang kelihatan tidak membutuhkan istrinya dalam urusan seksual. Bahkan lelaki yang paling perkasa sekalipun tak membuat istri merasa puas bilamana tak tampak mencintai pasangannya.
3.  Kenyamanan Hubungan. Lebih Penting
Ketidakpuasan dalam hubungan intim dapat mudah tertutupi oleh kenyamanan perasaan wanita bersama pasangannya. Ini dikarenakan wanita pada dasarnya makhluk emosional, yang mana hal-hal biologis tidak lebih penting dibanding kebutuhan emosional. Kenyamanan juga lebih berarti ketercukupan materi dan mungkin juga penghargaan suami terhadap sang istri.
4. Ketidakpuasan sebagai Soal Hati 
Ketidakpuasan seksual wanita pada pasangannya lebih sering berawal dari ketidakpuasan emosional. Ada tidaknya rasa cinta dan saling pengertian menjadi kunci kepuasan seksual wanita. Wanita yang benar-benar mencintai pasangannya hingga merasa dekat, komunikatif dan merasa diperlakukan secara terbuka dan saling pengertian dapat memperoleh kepuasan seksual dari lelaki sekalipun penis suaminya terlalu kecil atau kemampuan ereksinya tak cukup baik.   
5. Butuh Inisiatif Wanita 
Kepuasan seksual secara hakiki tak dapat dilakukan oleh laki-laki sendiri. Dibutuhkan inisiatif wanita sendiri agar orgasme dapat tercapai. Wanita yang pasif dalam bercinta pada umumnya tak pernah merasakan orgasme karena dia sendiri tak berinisiatif mendapatkannya.

Rabu, 10 Juli 2013

TAK PUAS SAMA ISTRI AKIBAT SEKS PRANIKAH - 4

Sejak kehilangan dik Ida, aku merasa kehilangan idola. Tak ada gadis yang benar-benar ideal di mataku, tapi yang pasti aku kian membutuhkan seks. Aku kian sering terganggu oleh keinginan bercinta yang tak tersalurkan lagi pada dik Ida.
Persis setahun setelah tak lagi berhubungan dengan dik Ida, aku memutuskan menikah dengan dik Titi, teman lamaku. Aku memang pernah menyukai gadis itu saat pertama kali bertemu beberapa tahun lalu, tetapi cintaku bertepuk sebelah tangan karena dia memilih cowok lain.
Kali ini dia menerimaku karena hubungannya dengan sang cowok yang telah terjalin beberapa tahun ternyata tak disetujui orang tuanya. Aku tak berfikir panjang, meski mungkin dia juga sudah tidak perawan lagi, karena aku pada dasarnya ngebet pengen ML lagi, atau entahlah, mungkin nasibku memang berjodoh dengan bekas lelaki lain.
Terus terang, perasaanku sebenarnya kurang nyaman sama gadis ini, terutama karena sikapnya yang ja'im banget, kurang respek dan kurang manis padaku. Aku jadi merasa dia tak benar-benar mencintaiku dibanding dik Ida, tetapi aku memilih melanjutkan pernikahanku.
Selain demi seks, yang aku pikirkan hanya secara fisik sepertinya tubuh dik Titi tidak seganas dik Ida. Aku berharap lebih mampu memuaskan gadis ini. Aku berharap tak ada masalah seks seperti dengan dik Ida, meski melihat kedekatannya dengan sang pacar aku menduga dia mungkin sudah tak perawan lagi. Aku siap menerima keadaan calon istriku, apapun adanya.
Rupanya aku salah. Ternyata istriku bener-bener masih perawan meski sudah sekian tahun pacaran. Tentu saja aku bahagia karena dapat merasakan keperawanan meski semula aku sama sekali tak mempersoalkannya. Sepertinya dia memang masih mempertahankan keperawanannya untukku, lelaki yang menikahinya.
Aku percaya dia masih perawan karena bulu vaginanya saja belum pernah dicukur sampai malam pertama pernikahan. Dia sangat tertutup dalam urusan seksual, bahkan hingga beberapa tahun setelah menikah dia masih sangat kaku dalam bercinta.
Semula aku berusaha menikmati pernikahanku meski sikapnya tidak pernah senyaman dik Ida, tetapi waktu demi waktu aku kian merasa sulit mendapat seks yang aku butuhkan. Entah karena pernah ML sebelum nikah atau karena minat istriku terhadap seks yang kurang, aku merasa hubungan seks dengan istriku terasa kian tidak memuaskan.Selain terlalu sering menolak ajakan bercinta, hubungan seks selalu terasa hambar.
Vaginanya yang kencang seharusnya lebih nikmat dari vagina dik Ida yang sangat mudah dimasuki penis, tapi tidak demikian yang kurasakan. Bila masuk vagina dik Ida terasa hangat dan geli yang luar biasa, aku tak merasakan apa-apa saat ML dengan istriku. ML dengan istri terasa seperti menyetubuhi boneka saja.
Bila setelah ML dengan dik Ida aku selalu merasa tenang, dan ingin tidur, setiap ML dengan istriku aku justeru merasa tak bisa tidur. Setelah ML aku justeru merasa seperti ingin berlari-lari sekencang-kencangnya, tak tenang dan ingin keluar kamar. Aku bahkan jadi sering masturbasi setelah ML dengan istri untuk menuntaskan hasratku yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Tanpa kusadari aku sering menyesal dan kecewa telah menikahinya. Aku menyesal telah melepas dik Ida yang dapat memberiku segalanya sebagai lelaki. Aku menyesal menikahi wanita yang kurasa tak benar-benar mencintaiku. Aku sering merindukan saat-saat ML dengan dik Ida, meski itu mustahil kulakukan. Aku merasa bagai orang yang sedang dahaga kasih sayang justeru setelah ada seorang pendamping hidupku.
Tanpa kusadari sikap mentalkupun berubah. Aku jadi mudah uring-uringan dan mudah tersinggung.  Aku bukannya bersyukur dan merasa tenang memiliki istri perawan, tetapi sebaliknya. Sejak menikah justeru terlalu banyak yang aku permasalahkan dari istriku, mulai dari sikapnya yang tak asyik, ML yang kurang, sampai hubungannya dengan mantan pacarnya.