Minggu, 29 September 2013

YANG DIRASAKAN CEWEK SAAT BERTEMU MANTAN PACAR

Ada kalanya tanpa sengaja cewek bertemu sang mantan di suatu acara. Misalnya karena acara reuni atau resepsi, tiba-tiba sang mantan muncul di hadapan.
Mungkin cewek bisa bersikap biasa atau tidak terpengaruh oleh kehadiran sang mantan di hadapannya, apalagi bila dia sudah tahu akan bertemu. Mungkin cewek bisa bersikap biasa atau tidak terpengaruh oleh kehadiran sang mantan di hadapannya, apalagi bila dia sudah tahu akan bertemu. Meski demikian bertemu mantan pacar tak pernah sama dengan bertemu orang lain. Pasti ada rasa dan kesan berbeda saat cewek bertemu sang mantan, di antaranya.
1.  Berdebar
Ini adalah reaksi paling normal. Munculnya mantan kekasih di depan mata pasti menjadi kejutan buat cewek. Apalagi bila pertemuan terjadi di luar dugaan. Sekalipun sudah tak ada hubungan apa-apa, bukan siapa-siapa, mantan kekasih tetaplah pribadi "istimewa" bagi seorang cewek. Pengalaman, kenangan dan perasaan tertentu yang pernah terukir membuat kehadiran sang mantan memberikan kesan berbeda. 
2.  Senang
Mungkin cewek sudah tak lagi berharap. Mungkin cewek sudah move on, dan menerima kenyataan tak mungkin kembali memiliki sang mantan, tetapi sudah pasti ada perasaan senang melihat sang mantan baik-baik saja. Sekalipun tak terungkapkan, cewek tetap memiliki harapan buat sang mantan, setidaknya si mantan baik-baik saja.
3.  Salah tingkah
Bila cewek tak menduga akan bertemu sang mantan, dia tak akan mempersiapkan diri saat benar-benar bertemu. Perasaan kikuk, ragu dan salah tingkah akan mewarnai sikap dan perilakunya. Cewek bingung akan berbuat apa. Itu sebabnya, cewek akan melakukan hal-hal tak terduga secara spontan, misalnya berpura-pura menegur dan mencoba ngobrol meski tak lama.
4.  Ingin diajak ngobrol
Saat bertemu lagi dengan sang mantan, cewek biasanya ingin disapa dan diajak ngobrol lebih dulu. Ada beberapa pertanyaan yang selalu ingin dia tanyakan pada sang mantan, terutama soal kabar sang mantan lebih banyak.  
5.  Menilai
Cewek selalu punya kesan khusus selama menjalin hubungan. Ada banyak hal tersimpan dalam ingatan cewek tentang sang mantan. Cewek bahkan sering kali masih mengingat banyak ucapan sang mantan di masa lalu, meski sang mantan sendiri kadang sudah lupa pernah mengatakannya. Setelah bertemu sang mantan cewek biasanya menilai fisik, sikap dan perilaku mang mantan terutama dengan membandingkan keadaan sang mantan di masa lalu dan sekarang.
6.  Ingin dekat
Setelah waktu menyembuhkan luka akibat perpisahan, cewek ingin kembali dekat dengan sang mantan sebagai sahabat. Sang mantan selalu menjadi sahabat yang sebenarnya paling diharapkan dapat dekat. Apalagi bila perpisahan terjadi bukan karena ketidakcocokan atau pengkhianatan, cewek merasa nyaman bersahabat dengan mantan, karena sang mantan akan dirasa sebagai orang yang paling bisa mengerti dia.
7.  Kuatir
Pertemuan dengan sang mantan selalu menyisakan rasa kuatir diketahui pasangan. Kalau pasangan tahu pertemuan itu, cewek biasanya kuatir dengan reaksi sang mantan. Itu sebabnya, sebelum ada kejelasan sikap pasangan barunya, cewek akan menahan diri untuk dekat dengan sang mantan.
8.  Bergairah
Tanpa disadari oleh kebanyakan cewek, bertemu dengan sang mantan ternyata memacu adrenalin cewek. Bagi cewek yang kebetulan masih menjomblo, mereka biasa larut dalam hayalan romantis akibat nostalgia yang terputar kembali oleh pertemuan dengan sang mantan. Bila cewek punya pasangan, dia akan meluapkan dorongan itu pada pasangan, sehingga menjadi lebih bergairah untuk memadu cinta.

Sabtu, 28 September 2013

VAGINA TERLALU BASAH DI MALAM PERTAMA

Julia dan Junaidi sudah saling tahu selama kuliah, tetapi baru kenal dekat saat KKN. Kedekatan itu begitu membuai kedua insan berlainan jenis ini. Sejak usai KKN, kedua insan yang bertubuh subur ini selalu dekat. Di manapun mereka selalu bersama seakan tak terpisahkan. Bahkan saat bersama teman-teman, mereka biasa duduk begitu dekat nyaris tanpa suara, hingga semua temannya melihat jelas betapa mereka sedang kasmaran.
Saat tak ada orang, mereka tak dapat menahan diri untuk kissing, dan tangan Junaidi raba-raba tubuh gadis itu, tak terkecuali kedua payudaranya yang montok. Beberapa kali Junaidi tak dapat menahan diri untuk menyentuh bagian intim ceweknya. Mereka pernah beberapa kali mencoba petting saat Julia masih memakai celana dalam, tetapi masih bisa menahan diri. Itu sebabnya, mereka tak sabar untuk segera menikah.
Usai KKN, mereka langsung meminta segera dinikahkan, dan tepat beberapa hari setelah wisuda mereka sudah berada di pelaminan. Usai resepsi kedua insan yang sedang kasmaran itu tak sabar menunggu saat bercinta, sehingga beberapa menit setalah teman-temannya pulang mereka langsung masuk kamar.
Sepasang kekasih yang telah resmi menjadi suami-istri itu langsung bergumul di atas peraduan. Mereka tak peduli hiruk-pikuk di rumahnya, bahkan tak peduli saat beberapa kali ada keluarga yang ingin bertemu.
Mereka begitu terbuai memadu kasih, saling cium, saling raba, hingga seluruh baju pengantin yang mereka kenakan terlepas seluruhnya. Junaidi yang tak sabar merasakan nikmatnya bersenggama langsung menindih Julia yang juga tak sabar menuntaskan hasrat yang tertunda sekian lama. Bulu vagina yang dibiarkan panjang telah basah kuyup oleh cairan vagina, sehingga "besss..." Penis Junaidi begitu mudah masuk ke liang vagina istrinya. 
Segudang perasaan lega menyelimuti perasaan keduanya. Seketika mereka saling berpelukan menumpahkan semua rasa yang selama ini tertunda. Beberapa lama mereka saling memeluk erat, dan sesekali diselingi kecupan mersra.
Beberapa saat kemudian Junaidi bangkit dan menggerak-gerakkan pinggulnya, hingga penisnya keluar masuk vagina istrinya. ""Clek... clek... clek..." Suara hentakan keluar dari gerakan penis dan vagina keduanya. Semakin cepat Junaidi menggerakkan pinggulnya, suara itu semakin keras, yang membuat mereka kuatir terdengar dari luar.
Junaidi lalu melepas penisnya dari dalam vaginanya. Dia mendapati bulu kemaluannya dan istrinya basah oleh cairan vagina yang begitu banyak hingga membasahi sprei kamar tidur pengantin itu. Junaidi mengambil lap dan membersihkan cairan yang membasahi bagian kemaluannya dan vagina istrinya, lalu melanjutkan hubungan intim.
Tak berapa lama setelahh kembali memasukkan penisnya, suara "clek, clek, clek" itu kembali terdengar begitu keras. Karena kuatir terdengar orang dari luar, Junaidi kembali mengelap vagina istrinya, tetapi cairan itu seakan tak henti mengucur.
Setelah beberapa kali terganggu suara hubungan intim itu, mereka cuek saja dan terus menuntaskan hubungan intim sampai Junaidi benar-benar ejakulasi. Meski tidak sampai orgasme, Julia senang dengn percintaan pertamanya. Dia menggelayut manja pada suaminya, hingga beberapa saat kemudian mereka kembali berhubungan intim lagi, lalu tertidur hingga pagi hari.  

YANG DIRASAKAN COWOK SAAT PENIS MASUK DI DALAM VAGINA

Cowok yang belum pernah merasakan bercinta pasti penasaran bagaimana rasanya bersetubuh dengan cewek. Sebagai makhluk biologis, setiap cowok pasti pernah membayangkan kenikmatan yang dirasakan saat penisnya masuk ke liang vagina, tetapi semua itu hanyaah angan-angan yang kabur sebelum benar-benar merasakannya.
Selain kata nikmat, tak semua orang dapat menggambarkan rasa bersetubuh. Meski demikian, bila diurai lebih jelas, yang dirasakan cowok saat penisnya masuk ke dalam vagina adalah sebagai berikut.   
1.  Lega
Rasa yang pasti dirasakan saat penis masuk seluruhnya ke dalam vagina adalah plong, perasaan lega, sebab bersetubuh merupakan puncak pencarian cowok terhadap seks. Memasukkan penis ke dalam vagina adalah impian tersembunyi setiap lelaki. Ibarat bepergian jauh, masuknya penis ke dalam vagina adalah sampai pada tujuan.
2.  Senang
Seks bagi cowok adalah kesenangan yang sangat didambakan. Suasana hati yang menyertai perasaan cowok saat penisnya masuk ke dalam vagina adalah ada perasaan senang, bahkan sekalipun hubungan itu dilakukan tidak dengan wanita yang dicintai. 
3.  Geli, hangat, dan licin bila digerakkan
Saat pertama kali masuk ke dalam vagina, penis merasa geli, licin dan hangat. Perpaduan rasa inilah yang membuat seks bagi cowok terasa nikmat. Saat penis hanya diam, rasa geli tidak terlalu terasa, tetapi rasa nikmat akan terasa saat penis digerakkan keluar-masuk vagina. 
Rasa nikmat akan lebih terasa saat vagina juga dalam keadaan terangsang. Apalagi bila jenis vagina cewek memiliki banyak bintil rangsangan di bagian dalamnya. Bintil-bintil tersebut biasanya ada pada cewek yang punya gairah tinggi. Pada cewek yang bergairah biasa saja, penis tak terasa begitu geli. 
4.  Bergairah
Sudah tentu bangkitnya hasrat seksual menyertai saat penis masuk ke dalam vagina. Bila tidak, maka penis tak akan ereksi, bukan? Hasrat tersebut membuat cowok ingin menuntaskan hubungan intimnya sampai dengan ejakulasi di dalam vagina. 
5.  Ingin cewek merasakan hal yang sama dan puas
Kecuali pada cowok egois, cowok selalu berharap sang cewek merasakan hal yang sama, bahkan ingin sang cewek juga mencapai kepuasan. Apalagi bila sang cewek terlihat tak merasakan kenikmatan seperti yang dirasakan cowok. Itu sebabnya, cowok melakukan berbagai gerakan dengan harapan sang cewek merasa nikmat dan mencapai orgasme.
6.  Tak ingin keluar sebelum ejakulasi
Masuknya penis ke dalam vagina memang menjadi impian cowok, tetapi setelah masuk cowok tak ingin keluarkan penisnya dari vagina sebelum mengalami ejakulasi. Cowok pasti merasa kecewa atau minimal kurang puas bila bersetubuh tidak sampai ejakulasi. bahkan ejakulasi luar vagina biasanya membuat cowok kurang puas dibanding ejakulasi di dalam vagina.

KUINGIN KAMU BAIKAN LAGI DENGAN ZAENAL DAN MBAK UMI

Aku merasa belum bisa menjadi suami yang baik buat kamu. Kuakui selama ini aku belum benar-benar mengenalmu dan menerima kamu apa adanya. Itu sebabnya aku belum bisa membuat kamu merasa nyaman bersamaku. Aku belum pernah lebih baik dibanding mbak Umi dan Zaenal, orang paling dekat dan paling bisa mengerti kamu.
Dari peristiwa demi peristiwa yang kita lalui aku baru benar-benar sadar, betapa aku belum dapat menjadi lelaki seperti harapanmu. Kehadiranku bahkan sama sekali belum dapat menggantikan tempat Zaenal di hatimu. Aku tak pernah bisa menjadi tempat curhat ternyamanmu. 
Apalagi aku sama sekali bukan sosok ideal bagimu. Aku seperti ayahmu yang keras dan kolot, sosok yang selama ini tak kau inginkan mendampingimu. Aku tidak seagamis Zaenal, yang gaul dan disukai banyak orang. Aku bukan sosok penyabar yang menenangkan untuk bersandar.
Aku tahu betapa hancur hatimu saat harus benar-benar terputus dari kekasihmu, dan mak comblang yang rela berjuang dan berkorban seutuhnya untukmu. Aku tahu betapa hampa perasaanmu saat harus memutus persahabatan dengan mbak Umi dan Zaenal, orang yang selama ini paling dekat dan paling berarti dalam kehidupanmu.
Padahal merekalah yang paling bisa membuatmu merasa hidup penuh warna. Bersama mereka kamu bisa menghabiskan begitu banyak waktu untuk telepon dan saling bicara, tanpa pernah kehabisan bahan, tanpa pernah kehabisan kata-kata. Pada merekalah kamu paling bisa berbagi cerita tentang suka maupun duka. Hanya merekalah yang bisa memberi ketenangan di ruang batinmu, sesuatu yang tak pernah mampu kuberikan padamu.
Aku tahu betapa kamu begitu berat menjalani hari-harimu tanpa mereka. Kamu benar-benar tampak begitu aneh tanpa mereka. Padahal kamu bisa kehilangan semua orang, tapi tak bisa jauh dari mereka. Hari-hari ini kamu seperti anak kecil yang kehilangan orang tua. 
Kamu berusaha menyenangkanku, padahal wajahmu sama sekali jauh dari kesan itu. Aku bahkan lebih menikmati kebersamaanku denganmu setelah kau luapkan keluh-kesah dan menumpahkan semua ceritamu pada Zaenal. Akulah yang menikmati memuncaknya gairahmu, meski aku tahu hasratmu sebenarnya bukan untukku, meski pada lelaki itulah hasratmu menggebu.
Aku tahu, kamu memang paling bisa "ngepas", menerima keadaan, menerima nasib, menerima kehadiranku sebagai jalan takdirmu. Aku tahu kau berusaha mencintaiku, tetapi kamu tak mampu. Aku tahu, menjaga jarak dari Zaenal dan mbak Umi itu hanya untuk menjaga perasaanku, padahal itu justeru mengecewakanku. Bagiku, sikapmu itu tetap saja sebuah keterpaksaan. Sikapmu tak lebih dari sebuah ekspresi kegagalan, ketidakberdayaan, ketidakbahagiaan, yang melumpuhkan gairahmu, membuat hambar kebersamaanku denganmu.
Aku tahu kau tak percaya kata-kataku, tapi aku sungguh berharap kamu baikan lagi sama Zaenal dan mbak Umi. Aku yakin kau suka, kau bisa, kau percaya aku mengatakan yang sesungguhnya. Aku ingin kau yakin, aku sama sekali tak punya rasa cemburu untuk semua itu. Aku hanya berusaha mengerti kamu. Aku merasa bersalah atas perpisahanmu dari kedua orang itu.
Kalaupun ada yang aku harapkan darimu, aku ingin gairahmu bangkit kembali seperti dulu di saat-saat kau rajut kembali kisahmu, saat kau begitu bahagia menikmati kedekatanmu, senda guraumu, tawa lepasmu, dan sikap tersipumu oleh rayuan dan godaan nakal Zaenal, dan curhat bebasmu dengan mbak Umi. 
Mungkin kedengaran lebay, tapi bukankah itu yang terjadi?