Kamis, 19 September 2013

YANG DIRASAKAN COWOK SAAT MELIHAT CEWEK BERPAKAIAN SEKSI

Kebanyakan cowok bersikap biasa saja melihat cewek memakai rok mini, hot pant atau memakai baju ketat. Padahal perasaan cowok normal pasti selalu bereaksi setiap kali melihat pemandangan "indah" yang berbau seksual. Hanya saja, sebagian besar cowok enggan menunjukkan ketertarikannya, apalagi bereaksi lebih jelas. Di antara yang dirasakan cowok adalah:
1.  Jantung berdesir
Melihat pemandangan seksi selalu membuat jantung cowok berdesir. Ini adalah reaksi bilo-psikologis paling umum, sebab pemandangan seksi selalu memberikan kejutan batin yang besar bagi pria. Secara naluriah pria selalu tertarik pada hal-hal berbau seks, baik yang tampak eksplisit maupun implisit. Bahkan hanya dengan memandang siluet tubuh wanita saja sudah cukup mengejutkan laki-laki, semisal berpakaian ketat, atau melihat bayangan tubuh di balik kelambu.
Semua itu tak lepas dari kebudayaan yang membentuk pola pikir dan persepsi pria terhadap wanita. Sangat boleh jadi, pria Bali tahun 50-an atau masyarakat pedalaman di Papua tidak terangsang melihat payudara, sebab bagian tubuh wanita ini belum termasuk benda menarik dalam persepsi pria.   
2.  Terangsang
Respon lanjutan dari keterkejutan tersebut adalah bangkitnya birahi laki-laki. Hanya saja, intensitas dan reaksi terangsang yang dirasakan pria berbeda-beda. Sebagian sampai diikuti dengan ereksi, tetapi pada sebagian lain mungkin hanya berupa desiran hasrat di pangkal kemaluan. Ibarat melihat makanan lezat, sebagian sampai menitikkan air liur, tetapi sebagian lagi hanya diam saja meski pada dasarnya juga ingin melahapnya. 
3.  Tertarik keindahan cewek
Kecantikan sering kali dinilai dari garis wajah, tetapi sebenarnya tidak selalu demikian. Wanita yang berwajah biasa terlihat cantik saat bugil atau berpakaian seksi di hadapan cowok. Keseksian sering kali menutupi ketidakcantikan wajah seorang cewek di hadapan cowok.
Hal ini dikarenakan cewek seksi secara naluriah selalu terlihat indah dan menarik di mata cowok. Kecuali bagi cowok yang tidak menggunakan nalurinya, melainkan nilai-nilai tradisi, cowok normal pasti tertarik keindahan cewek dalam pakaian seksi atau bahkan bugil. 
4.  Ingin terus melihat.
Keseksian adalah satu di antara dua hal yang paling menarik pandangan mata dari seorang cewek di mata cowok. Dua hal tersebut adalah kecantikan wajah dan keseksian tubuh. Bila setiap laki-laki mau jujur pada nalurinya, mereka pasti memelototi terus cewek yang berpakaian seksi. Hanya saja rasa malu, kuatir dinilai mata keranjang, dan kepantasan sosial membuat kebanyakan cowok mengingkari kenyataan tersebut. 
5.  Ingin menyentuh
Layaknya melihat mobil atau motor keren, melihat cewek berpakaian seksi pasti mendorong hasrat cowok untuk menyentuh, mengelus, menikmati keindahan lekukan tubuhnya dan kehalusan kulitnya. Masalahnya, bagian yang satu ini tidak boleh dilakukan secara hukum maupun sosial.
Menyentuh cewek berpakaian seksi dengan sengaja dapat membuat seorang cowok masuk penjara. Pasal pelecehan seksual dapat ditimpakaan pada cowok yang nekad melakukannya. Padahal sang cewek yang menggoda hasrat tidak terkena pasal apa-apa. 

Rabu, 18 September 2013

PERBEDAAN RASA BERCINTA DENGAN GADIS DAN WANITA BERANAK

Bercinta dengan wanita manapun sebenarnya sama saja, tergantung pada sensasi yang didapatkan cowok saat melakukan hubungan seks. Sensasi tersebut ditentukan oleh pengalaman dan bagaimana hubungan cinta dilakukan. Bercinta dengan wanita beranak 5 sekalipun akan terasa istimewa dan tak terlupakan bila dilakukan saat gairah cowok memuncak atau sebagai pengalaman pertama.
Bercinta dengan gadis perawan sekalipun tidak akan berasa nikmat dan tanpa kesan bila tidak dilakukan dengan dukungan batin yang memadai. Misalnya, melakukan hubungan dengan cara memaksa, memperkosa, atau saat gairah sedang tidak mood pasti tak terasa istimewa. Sekali lagi, ini dikarenakan seks berpangkal pada pikiran, bukan fisik semata-mata.
Meski demikian, bercinta dengan gadis dan wanita yang pernah beranak memang memiliki rada dan sensasi berbeda. Di antara perbedaannya adalah sebagai berikut.
1.  Kekencangan kulit
Bagaimanapun kulit tubuh wanita yang masih gadis biasanya lebih menarik karena masih kencang, tidak banyak kerut, bahkan yang pasti saat kecantikan wanita mencapai puncaknya. Lain halnya dengan wanita yang pernah beranak biasanya kulit tubuhnya lebih kendur, di bagian perut dan paha mungkin sudah ada selulit dan perubahan lain yang menjadikannya kurang menarik. Perbedaan ini menjadikan bercinta dengan wanita yang masih gadis memiliki daya tarik tersendiri dan tentu saja kesan berbeda dibanding tante-tante beranak.
2.  Vagina
Sensasi bercinta dengan wanita yang masih gadis lebih menonjol dari segi kekecangan vagina. Karena belum pernah melahirkan, vagina gadis lebih sempit dan kenyal dibanding wanita yang telah beranak. Selain pernah melahirkan, vagina tante juga lebih gembur seiring perubahan kulitnya. 
Mana yang lebih nikmat, tentu saja relatif, karena masing-masing punya kelebihan masing-masing. Vagina wanita berpengalaman bahkan pernah beranak lebih hangat dan berasa karena titik-titik rangsanganny lebih berkembang. Sedangkan wanita yang masih gadis sebagian masih alamiah karena kerja vagina belum sepenuhnya optimal.
3.  Sikap
Perbedaan menonjol antara gadis dan tante terletak pada sikapnya dalam bercinta. Sikap gadis biasanya masih kaku dalam bercinta. Kecuali gadis yang berhasrat tinggi, sikap gadis dalam bercinta biasanya tak seluwes tante beranak yang berpengalaman. Masing-masing memberikan kesan berbeda, di mana sikap malu-malu gadis sering menjadi daya tarik tersendiri. Bagi penyuka seks yang hebat, sikap total tante sering kali menjadi kelebihan yang paling dicari.
4.  Gaya bercinta
Gaya bercinta gadis yang belum pengalaman cenderung pasif. Sekalipun aktif, sering kali gadis masih berpura-pura aktif saja, tanpa dia sendiri sepenuhnya menikmati. Lain halnya dengan tante beranak yang biasanya lebih leluasa melakukan berbagai gaya. Pengalaman, kesiapan fisik dan mentalnya untuk bercinta membuat pengalaman seks dengan tante-tante sering tak terlupakan. 
5.  Kepuasan
Kepuasan seks pada dasarnya bersikap batiniah dan subyektif, tergantung apa yang dicari oleh lelaki. Bercinta dengan gadis mungkin memberikan sensasi visual, tetapi dari segi kepuasan batin sering kali kepuasan seks lebih mudah diperoleh bersama tante berpengalaman, karena mereka lebih berterus-terang dan kaya inisiatif. Pria bisa merasakan sensasi orgasme yang sesungguhnya lebih banyak diperoleh dari bercinta dengan tante-tante.
Meski demikian, semua terserah pada selera masing-masing orang.

KEPERAWANANKU HILANG GARA-GARA PETTING

Namaku Awa, 21 tahun. Sejak kuliah semester 1 hingga semester V ada beberapa cowok yang dari sikapnya kelihatan naksir aku, seperti Amran, Fandi, Lukman. Sebenarnya aku sangat berharap jadian dengan Amran, tetapi justeru Fandi yang pertama kali menyatakan perasaannya padaku. 
Aku sempat bingung saat tiba-tiba Amran menyatakan perasaannya, tetapi akhirnya aku justeru mantapkan batinku menerima Fandi.
Seiring waktu aku kian menikmati kebersamaanku dengan Fandi terasa menyenangkan. Meski secara fisik tak lebih menarik dibanding Amran, sikap Fandi membuatku bahagia. Dia pintar membuatku tertawa dan bahagia, bahkan tak terasa aku merasa begitu dekat dan tak ingin berpisah darinya.
Kepintarannya merayu membuatku terbiasa melakukan peluk-cium dengan lelaki itu. Padahal sebelumnya urusan begituan itu sebenarnya begitu tabu bagiku. Kini aku yang justeru merasa tak diperhatikan bila saat bertemu dia tak menciumku, atau sekedar menyentuh kepalaku.
Setelah beberapa waktu berlalu aku merasa dialah bagian dari kehidupanku. Aku pastikan batinku akan selalu bersamanya seumur hidupku. Aku tak kuasa menolak saat dia semakin nakal padaku. Setelah beberapa kali aku tolak, akhirnya aku menuruti keinginannya untuk meraba-raba payudaraku. 
Di luar dugaanku, sentuhan jemarinya di payudaraku ternyata membuat bergetar jiwa dan ragaku. Perasaan geli yang kurasakan saat dia menyentuh bagian tubuh sensitifku itu ternyata membuat hasratku membumbung, menggelegak tak menentu. Desiran hasrat yang menggebu membuat aku merasa ingin memasrahkan seluruh jiwa ragaku. Apalagi saat dia mengulum puting payudaraku, tubuhku serasa melayang ke langit ketujuh.
Sentuhan itu membuat segala gaya bercumbu tak lagi tabu bagiku. Kisahku terasa begitu syahdu saat kami tenggelam dalam bibir dan lidah yang beradu. Kurelakan jemarinya menyusup di balik bajuku, menyentuh, mengusik, mengulum payudaraku, tetapi beberapa waktu aku tetap pertahankan bagian bawah tubuhku.
Aku selalu menahan jemarinya yang sesekali mulai nakal, berusaha menjalar ke balik celanaku. Aku berniat terus pertahankan bagian itu untuk hari pernikahanku. Desiran hasra yang selalu terpacu dan rengekan Fendi yang tak henti mengiba, membuat pertahanan imanku kian merapuh.
"Aku nggak mau lakukan itu. Aku cuma ingin tahu" Rengeknya untuk kesekian kali.
"Oke, tapi janji. Cuma sentuh luarnya saja" Aku menyerah, melunakkan sikapku, sembari meminta dia berjanji tak akan lebih dari sekedar meraba bagian luar vaginaku. 
"Greng" Rasanya bagai tersengat halilintar saat akhirnya jemarinya yang hangat menyentuh bagian paling pribadiku. Hasratku begitu menggelegak merasakan sentuhan jemari lelaki pujaanku. Aku bahagia sekali melihat wajahnya saat berhasil. 
Meski aku sendiri begitu tergoda, tetapi aku tetap bertahan agar tak akan lebih dari sentuhan itu, tapi rupanya itu tak cukup memuaskan rasa ingin tahu kekasihku. Hampir setiap kali bertemu, dia selalu meminta itu. "Idih..., jangan masuk-masuk" Sergahku saat dia mulai nakal, menyusupkan jarinya di liang vaginaku, tetapi lelaki itu seakan tak peduli dengan dalih sekedar ingin tahu. 
Di sisi lain, pertahanan batinku kian rapuh oleh sentuhan demi sentuhan itu. Aku hanya bisa membiarkannya mempermainkan liang vaginaku dengan ujung jemarinya, yang kurasakan kian memuncakkan gairahku. Aku bahkan tak kuasa menolak saat dia melepas celanaku. 
"Eh..., apaan, sih?I" Aku kembali menyergah saat tiba-tiba dia mengeluarkan penisnya di hadapan vaginaku. "Cuma ingin nempel saja" pintanya suatu waktu. Penolakanku hari itu dan beberapa kali sesudah itu membuatku merasa bersalah tak menuruti permintaannya. Padahal aku sangat ingin dia bahagia dan mencintaiku.
"Oke. Tapi ingat. Jangan sampai masuk. Aku hanya ingin menyerahkan itu pada suamiku, di malam pengantinku" Tegasku.
Fandipun tampaknya mengerti. Bagaimanapun sebenarnya dia juga orang konvensional sepertiku, yang memandang tabu melakukan hubungan kelamin sebelum menikah. Dia juga berharap keperawananku akan menjadi kado istimewa di hari pernikahan nanti.
Beberapa kali kami hanya petting. Dia menggesek-gesekkan penisnya di permukaan vaginaku. Setelah puas, dia selalu menyusupkan penisnya di sela pangkal pahaku dan bergerak seakan bersetubuh denganku. Setelah beberapa saat hangatnya cairan sperma lelaki itu menyembur deras di balik pahaku.
Suatu siang di kamar kost-nya, dia kembali mengajakku mengulang adegan berbahaya itu. Kali ini aku terlentang di atas kasur dan membiarkan dia memainkan ujung penisnya di permukaan vaginaku. Aku percaya dia tak akan benar-benar memasukkan penisnya dalam vaginaku, sebab sudah berkali-kali kami biasa melakukan itu. 
Sesekali dia memang mencoba memasukkan penisnya lebih dalam di vaginaku, tetapi selalu menarik kembali bila aku menyergahnya. "Jangan ke situ-situ. Ntar masuk beneran" Rengekku saat dia mencoba memasukkan penisnya di liang vaginaku.
"Enggak cuma gini aja, kok" sahutnya sembari menarik penisnya dan kembali menggesek-gesekkannya di bibir vaginaku. Aku tak curiga sebab biasanya dia begitu, tapi tiba-tiba "Bless" Aku merasa sebagian penisnya benar-benar sudah menyusup ke liang vaginaku. 
"Aduh... Masuk, masuk, nih" Sergahku seraya mendorong tubuhnya dari hadapanku. Lelaki itu benar-benar menyetubuhiku. Dia telah merenggut keperawananku.
"Aku nggak kuat. Aku kepingin sedikit aja, Wa" Sahutnya.
"Idih...., kamu gimana sih" Hardikku sembari menangis menyesali lepasnya keperawananku. Entahlah, aku merasa bingung dengan yang baru saja terjadi. Aku tak siap kehilangan keperawananku, tetapi aku mencintai kekasihku. Aku terus menangis karena merasa sangat kehilangan, meski Fandi tak henti menenangkanku. 
Aku tak henti mengguyur tubuhku setelah itu, tetapi rasa berdosa dan penyesalan serasa tak pernah pergi dari batinku. Hanya janji Fandi untuk menikahiku saja yang sedikit menghibur rasa kehilanganku. 

Selasa, 17 September 2013

GAYA BERCINTA SUAMI-ISTRI YANG PALING UMUM

Orang membayangkan beragam gaya hubungan seksual seperti dalam fim porno. Padahal faktanya hanya beberapa saja gaya bercinta yang biasa dilakukan oleh pasangan suami istri. Berbagai kesibukan, dan perubahan pandangan tentang seks, menjadikan gaya bercinta pada dasarnya hanya itu-itu saja.
1.  Posisi Missionaris
Posisi wanita di bawah pria ini merupakan posisi umum yang dilakukan pasangan saat awal bercinta di masa pengantin baru. Ini dikarenakan gaya itulah yang biasanya ada dalam benak manusia yang belum pernah melakukan hubungan intim.
Bagi pasangan yang tertutup untuk urusan seksual, gaya seperti ini biasanya menjadi pilihan utama, tetapi bagi pasangan yang terbuka untuk urusan seksual, gaya ini akan semakin jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan gaya ini tak lagi nyaman dilakukan setelah wanita memiliki anak, di mana vagina terasa longgar dan hanya memuaskan pria.
2.  Posisi WOT
Gaya Woman on Top (WOT) biasanya mulai dicoba-coba sejak pengantin baru. Gaya ini menjadi pilihan pasangan yang terutama sejak memiliki anak, atau saat wanita mulai merasa membutuhkan seks. Hal ini dikarenakan vagina yang sudah melar dapat lebih berasa bila wanita ada di atas. 
Kebebasan wanita untuk bergerak di atas tubuh pria lebih memungkinkannya bereksplorasi dan mencapai klimaks (orgasme). Di sisi lain, sang pria dapat membantu merangsang dan memperlama waktu ereksi, sehingga dapat ejakulasi bersamaan atau setelah wanita mencapai kepuasan.   
3.  Posisi Sendok
Meski kurang populer, posisi wanita membelakangi tubuh pria sambil tiduran merupakan gaya bercinta yang sangat umum dilakukan pasangan. Gaya ini memungkinkan pasangan bercinta secara lebih santai, bahkan sambil saling bercerita dan menghabiskan waktu lama.
4.  Tidur Berhadapan
Sama halnya dengan posisi sendok, bercinta dengan posisi tubuh saling berhadapan sambil tiduran miring merupakan gaya paling umum dilakukan pasangan. Kedua belah pihak dapat saling raba dan mencium, tanpa membutuhkan energi banyak. Pasangan biasanya melakukan gaya ini karena bercinta dalam keadaan lelah atau ada beberapa hal yang jadi pembicaraan.
5.  Doggy
Gaya ini tak terlalu sering dilakukan, tetapi pasangan tertentu lebih suka memilih gaya ini pada situasi tertentu. Ketika menginginkan seks kilat, atau merasakan sensasi tulang kemaluan, banyak pasangan memilih gaya ini dalam bercinta.